Tuan Rumah MFK 2026, Dayah Darul Ulum Alwaliyyah Dipadati Ratusan Jemaah

Table of Contents




Kegiatan | alwaliyyahbatam.com - Kompleks Pondok Pesantren Dayah Darul Ulum Alwaliyyah, Sekupang, dipadati ratusan jemaah dari berbagai penjuru Kota Batam. Sebagai tuan rumah pelaksana, dayah yang biasanya tenang dengan lantunan mengaji para santri ini kini berubah menjadi pusat syiar keilmuan dalam helatan akbar Musabaqah Fahmil Kutub (MFK) 2026.

Ajang bertaraf kota ini diselenggarakan atas kolaborasi erat antara Pengurus Forum Majelis Taklim Sirul Mubtadin dan Tastafi (FMT. SIRTA) se-Kota Batam, Pengurus Permasa, serta Dayah Darul Ulum Alwaliyyah.

Sejak pembukaan resmi pada Sabtu malam (18/7/2026), antusiasme warga Nahdliyin dan masyarakat perantau Aceh tak surut memadati arena panggung utama. Acara diawali dengan Tausiyah Islamiah oleh pendakwah ternama asal Lhoksukon, Tgk. Junaidi Ilyas.

Dalam ceramahnya di hadapan ratusan jemaah yang memenuhi halaman dayah, Tgk. Junaidi mengingatkan pentingnya menjaga nyala api keilmuan di tanah perantauan.

"Kehadiran majelis pengajian kitab di Batam adalah benteng akidah. Mari kita jadikan Dayah Darul Ulum Alwaliyyah ini sebagai rahim lahirnya generasi penjaga sunnah dan pengamal ajaran Ahlussunnah wal Jamaah," pesan Tgk. Junaidi.

Panggung Dayah Saksi Lahirnya Rekor Poin Fantastis

Selama tiga malam babak penyisihan (19–21 Juli 2026), suasana dayah kian semarak dengan gemuruh dukungan suporter dan adu ketajaman hujah materi Tauhid, Fiqih, Tasawuf, dan Pengetahuan ASWAJA.

Persaingan sengit dari 21 regu perwakilan Rayon se-Kota Batam melahirkan berbagai kejutan di panggung dayah:

  • Kategori Bapak-Bapak: Kejutan besar tercipta pada Senin malam (20/07). Delegasi Rayon Dapur Duabelas tampil sangat dominan dan memecahkan rekor nilai tertinggi turnamen sejauh ini dengan total 1.950 poin. Disusul ketat oleh Rayon Sekupang (1.300 poin) dan Rayon Batu Besar (950 poin).

  • Kategori Ibu-Ibu: Rayon Sekupang sukses mengamankan puncak Sesi 1 dengan 1.420 poin, ditempel ketat oleh Rayon Muka Kuning di Sesi 2 yang mengantongi 1.375 poin.

  • Kategori Anak-Anak/Remaja: Perwakilan Rayon Batu Ampar memimpin babak penyisihan dengan skor 1.250 poin, disusul Rayon Muka Kuning (940 poin) dan Rayon Tanjung Piayu (900 poin).

Penggagas kegiatan, Tgk. Muhammad, S.Sos.I, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran acara dan suasana hangat di Kampus Dayah Darul Ulum Alwaliyyah.

"Alhamdulillah, dayah kita bisa menjadi wadah pemersatu dan tempat berguru bagi jemaah se-Kota Batam. Tingginya angka capaian nilai ini membuktikan bahwa kajian kitab kuning di rayon-rayon pengajian FMT. SIRTA benar-benar dihayati oleh jemaah," ungkap Tgk. Muhammad.

Saksikan Babak Final di Panggung Utama Dayah

Memasuki malam kelima, Rabu malam ini (22/07/2026), panggung utama Dayah Darul Ulum Alwaliyyah akan menggelar pertarungan sengit BABAK FINAL KATEGORI ANAK-ANAK/REMAJA. Empat regu terbaik—Batu Ampar, Muka Kuning, Tanjung Piayu, dan Batam Kota—siap beradu ketajaman pemahaman kitab untuk memperebutkan takhta juara.

Di saat yang sama, malam ini juga akan dilangsungkan penyisihan terakhir Kategori Ibu-Ibu Sesi 3.

Panitia Pelaksana mengundang seluruh santri, alumni, wali santri, serta jemaah umum untuk kembali memadati kompleks Dayah Darul Ulum Alwaliyyah, Sekupang, guna memberikan dukungan moral dan menyemarakkan syiar dakwah ini hingga malam puncak penutupan nanti.[Humas]

Posting Komentar